Seringkali media tempat penyimpanan dari
flashdisk, ada yang memiliki fasilitas write protected dan ada pula yang tidak
memiliki fasilitas tersebut, berbeda dengan media tempat penyimpanan pada SDHC
yang memang selalu ada fasilitas untuk write protected. Fasilitas ini sangat
berguna untuk mengindari virus masuk ke media tempat penyimpanan maupun
mengurangi resiko kehilangan data. Namun apabila write protected diaktifkan,
maka flashdisk atau media tempat penyimpanan tersebut tidak dapat digunakan
untuk merubah, menghapus dan menambah data. Cara untuk menghilangkan atau
membuka write protected pada flashdisk tersebut untuk yang memiliki fasilitas
write protected tinggal menggeser pada switch write protected dari on ke off.
Sedangkan yang tidak memiliki fasilitas tersebut namun mengalami kondisi
seperti write protected maka untuk mengembalikan flashdisk yang write protected
adalah sebagai berikut.
Sebelum
ke langkah bagaimana untuk mengatasi flashdisk yang write protected, perlu
diketahui bahwa penyebab kenapa flashdisk tersebut write protected tentu
berbeda-beda, bahkan terkadang untuk mengatasi write protected pada setiap
flashdisk berbeda-beda berdasarkan merk flashdisk tersebut. Flashdisk yang
mengalami hal yang seperti ini, apabila data dari flashdisk dirubah maka akan
muncul peringatan "The disk is Write Protected". Tidak hanya itu
saja, namun juga flashdisk ini tidak dapat diformat, apabila diformat akan
muncul peringatan yang sama yaitu "The disk is Write Protected".
Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa cara diantaranya;
Cara yang pertama
1. Buka Run pada windows atau tekan Windows +
R pada keyboard
2. Isikan pada field yang kosong dengan regedit kemudian enter
3. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\ StorageDevicePolicies(kemungkinan di beberapa OS tidak dijumpai StorageDevicePolicies)
4. Pada sisi sebelah kanan akan ada DWORD bernama WriteProtect. Klik 2x pada DWORD tersebut dan ubah value-nya dengan 0
5. Klik OK kemudian restart komputer.
2. Isikan pada field yang kosong dengan regedit kemudian enter
3. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\ StorageDevicePolicies(kemungkinan di beberapa OS tidak dijumpai StorageDevicePolicies)
4. Pada sisi sebelah kanan akan ada DWORD bernama WriteProtect. Klik 2x pada DWORD tersebut dan ubah value-nya dengan 0
5. Klik OK kemudian restart komputer.
Cara yang kedua
1. Buka Command Prompt Windows dengan cara buka run dan
isi dengan cmd dan ketik CHKDSK /F Drive letter: (contoh apabila flashdisk
berada di drive G maka chkdsk /f g:)
2. Setelah selesai, coba untuk membuat folder baru pada Flash Disk tersebut, apabila berhasil, maka folder baru tersebut akan tersimpan di flashdisk walaupun flashdisk tersebut tidak tersambung pada komputer sekalipun.
3. Apabila masih gagal, coba ulangi format dengan perintah Format Drive letter: (contoh apabila flashdisk berada di drive G maka format g:)
4. Atau dapat dilakukan melalui Computer Management dan lihat volume drive flash disk yang akan diformat, kemudian format. Bila masih error, coba restart komputer.
2. Setelah selesai, coba untuk membuat folder baru pada Flash Disk tersebut, apabila berhasil, maka folder baru tersebut akan tersimpan di flashdisk walaupun flashdisk tersebut tidak tersambung pada komputer sekalipun.
3. Apabila masih gagal, coba ulangi format dengan perintah Format Drive letter: (contoh apabila flashdisk berada di drive G maka format g:)
4. Atau dapat dilakukan melalui Computer Management dan lihat volume drive flash disk yang akan diformat, kemudian format. Bila masih error, coba restart komputer.
Cara yang ketiga
1. Buka windows Explorer, Klik kanan pada Drive Flash
disk yang write protected kemudian klik “eject”,
2. Cabut Flash disk tersebut tanpa Safely remove,
3. Pasang kembali Flash Disk tersebut.
Apabila Flashdisk masih write protected, ulangi langkah 1-3, (kadang cukup sekali, kadang beberapa kali bahkan puluhan kali lebih).
2. Cabut Flash disk tersebut tanpa Safely remove,
3. Pasang kembali Flash Disk tersebut.
Apabila Flashdisk masih write protected, ulangi langkah 1-3, (kadang cukup sekali, kadang beberapa kali bahkan puluhan kali lebih).
Cara yang keempat
2. Trus Instal dan jalankan
(Serial Number ga usah diisi alias TRIAL)
3. Tentukan drive mana yg mo diformat
3. Tentukan drive mana yg mo diformat
4. Lalu pilih menu Format,seperti gambar
berikut
5. Pilih format QUICK ERASE trus
centang "Display Sumarry When Finished"
6. Kalo udh cabut flashdisk agan trus colokin
lagi.
Selamat Mencoba , Semoga Berhasil



No comments:
Post a Comment